Rabu, 01 Juni 2011

Lemak

Salah 1 jenis lemak yang menarik perhatian para ahli adalah fitosterol. Senyawa ini merupakan jenis lemak yang ramah terhadap kesehatan. Fitosterol berasal dari sumber makanan nabati, seperti kacang-kacangan, minyak sawit, minyak kedelai, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, bekatul gandum, hingga tempe. Jika anda gemar mengkonsumsi biji-bijian dan minyak zaitun, mungkin anda telah mengonsumsi fitosterol sebanyak 150-400 mg per hari.

Berdasarkan penelitian Dr. Penny Kris-Etherton (Guru Besar bidang Nutrisi dari Penn State University) disimpulkan bahwa konsumsi 1 ons kacang tanah lebih dari 5 kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner sekitar 25-39% . Penelitian ini juga didukung oleh penelitian Dr. Frank Hu (Harvard School of Public Health) terhadap 86 ribu wanita yang sering mengonsumsi kacang-kacangan, termasuk kacang tanah. Mereka lebih mampu menjaga pemompaan aktivitas jantung secara teratur, dibandingkan wanita yang jarang mengonsumsi kacang-kacangan.

Penyakit jantung erat kaitannya dengan kolesterol. Bila kadar kolesterol dalam darah terlalu banyak maka akan terbentuk endapan di dinding pembuluh darah yang bisa mengakibatkan penyempitan pada pembuluh darah jantung. Akibat selanjutnya adalah pemompaan aktivitas jantung makin tidak teratur, sehingga mengakibatkan timbulnya penyakit jantung koroner. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kandungan fistosterol dalam bahan pangan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Mengapa demikian ? Karena fistosterol dalam memberikan efek penurunan kolesterol dengan cara meningkatkan eksresi (pengeluaran kotoran dalam bentuk feses) sehingga dapat membantu penurunan penyerapan kolesterol dalam tubuh. Hal ini berarti endapan kolesterol dalam pembuluh darah jantung dapat dikurangi dan pemompaan aktivitas jantung dapat berjalan normal

0 komentar:

Posting Komentar